PIP Fase 2 Sasar Ratusan Siswa, Ketepatan Data Jadi Kunci Bantuan Tepat Sasaran

PIP Fase 2 Sasar Ratusan Siswa, Ketepatan Data Jadi Kunci Bantuan Tepat Sasaran
  • Kategori Berita
  • Oleh Admin Daffa
  • 21 Oct 2026
  • 69 kali dilihat

PIP Fase 2 Sasar Ratusan Siswa, Ketepatan Data Jadi Kunci Bantuan Tepat Sasaran

MADIUN – Pendidikan menjadi fondasi penting bagi masa depan generasi muda. Namun, keterbatasan ekonomi masih menjadi tantangan bagi sebagian keluarga dalam memenuhi kebutuhan pendidikan anak. Melalui Program Indonesia Pintar (PIP), pemerintah berupaya membantu siswa dari keluarga kurang mampu agar tetap mengenyam pendidikan. 


Plt Wali Kota Madiun F. Bagus Panuntun menegaskan pentingnya penyaluran bantuan PIP secara utuh dan tepat sasaran. Guru dan pihak sekolah diminta memastikan siswa yang benar-benar membutuhkan tidak terlewat dalam pendataan. Hal tersebut disampaikannya dalam kegiatan Pembinaan Guru terkait Sosialisasi Program Indonesia Pintar (PIP) Fase 2 di Asrama Haji, Rabu (21/10).


“PIP itu harus disalurkan secara utuh. Guru-guru harus mengajukan sesuai dengan kondisi riil yang ada. Jangan sampai orang yang mampu mendapatkan bantuan, sementara orang yang benar-benar membutuhkan justru terlewat atau tidak terdata,” tegasnya.


Menurutnya, PIP bukan sekadar bantuan finansial, melainkan salah satu penunjang masa depan anak. Karena itu, proses pendataan harus dilakukan secara cermat agar siswa yang membutuhkan tidak kehilangan kesempatan untuk memperoleh dukungan pendidikan.


“Kalau hanya gara-gara PIP anak-anak terputus sekolah karena tidak mendapatkan bantuan, ya kasihan. Apa yang dilakukan hari ini oleh guru-guru dalam memasukkan data PIP berarti menyelamatkan masa depan anak-anak kita,” ungkapnya.


Plt wali kota juga meminta Dinas Pendidikan Kota Madiun melakukan pengawasan terhadap proses pengusulan hingga penyaluran bantuan. Ia akan meminta pelacakan untuk memastikan proses tersebut berjalan sesuai ketentuan dan bantuan menjangkau siswa yang berhak.


“Kalau memang ada yang belum karena kuota anggarannya terbatas, itu nanti bisa diusulkan ke dinas. Harapannya, yang benar-benar belum mampu dan mungkin belum terjangkau itu bisa diusulkan,” jelasnya.


Pada PIP Fase 1, sebanyak 3.712 siswa di Kota Madiun telah mendapatkan persetujuan bantuan. Sementara itu, pada Fase 2, pengusulan direncanakan mencakup 318 siswa jenjang SD, 222 siswa SMP, dan 11 peserta didik Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM).


Melalui pendataan yang akurat dan pengawasan berkelanjutan, Pemkot Madiun berharap penyaluran PIP semakin tepat sasaran sehingga siswa dari keluarga kurang mampu dapat melanjutkan pendidikan dan meraih masa depan yang lebih baik tanpa terkendala kondisi ekonomi.

(Rams/rat/diskominfo)

  • Bagikan: